Kodai Naraoka, Sang Bocah Ajaib Jepang serta Calon Raja Tunggal Putra Baru di Panggung BWF

Profil pendek dan prestasi Kodai Naraoka, sang bocah ajaib asal Jepang yang diprediksi bakal jadi calon raja tunggal putra baru di panggung BWF. Selama tahun 2022 ini, panggung bulutangkis dunia memanglah berhasil hadirkan bermacam kejutan paling utama dalam kejuaran BWF World Tour yang telah memainkan 16 pertandingan.

Dari wakil Indonesia misalnya, si ganda gadis baru ialah Apriyani Rahayu/ Siti Fadia Silva Ramadhanti sukses jadi sorotan usai sebagian kali naik podium.

BACA SELENGKAPNYA : Turun Gunung, Greysia Poli Bimbing Keponakannya Jadi Ganda Campuran Masa Depan Indonesia

Walaupun baru dipasangkan, tetapi Apriyani Rahayu/ Siti Fadia Silva Ramadhanti sukses juara di Malaysia Open serta Singapura Open, dan jadi runner up di ajang Indonesia Masters. Tidak cuma zona ganda gadis kepunyaan Indonesia, no tunggal putra pula sukses membuat kejutan selama gelaran BWF World Tour kali ini.

Tercatat terdapat 3 wakil Indonesia di no perorangan putra yang sanggup naik ke podium juara, ialah Chico Aura Dwi Wardoyo, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.

Tidak hanya dari Indonesia, sebagian tunggal putra negeri lain pula terdapat yang catatkan prestasi menteng selama gelaran BWF World Tour 2022. Salah satunya merupakan Kodai Naraoka, tunggal putra Jepang yang sukses jadi sorotan melalui penampilan impresifnya di beberapa event BWF World Tour.

Walaupun belum sempat juara, tetapi Kodai Naraoka pernah 3 kali melangkah ke partai final ialah di ajang Korea Masters, Singapura Open dan Taipei Open.

Apalagi sehabis gelaran Taipei Open 2022 kemarin, Kodai Naraoka yang kalah dari Chou Tien- chen di partai final senantiasa menemukan pujian dari para badminton lovers.

Profil Kodai Naraoka

Lahir di Aomori, Jepang, karier bulutangkis Kodai Naraoka sudah diawali dikala umurnya masih 5 tahun serta dilatih sendiri oleh si bapak. Di umur 16 tahun, Kodai Naraoka tampak mewakili Jepang dalam kejuaraan BWF World Junior Championships serta sukses melangkah sampai babak semifinal.

Selama gelaran BWF World Junior Championships, Kodai Naraoka sukses mengalahkan beberapa tunggal putra muda yang saat ini jadi unggulan, salah satunya merupakan Lakshya Sen asal India.

Pada tahun 2018, Kodai Naraoka kembali tampak di ajang BWF World Junior Championships serta menorehkan prestasi yang jauh lebih baik dari edisi lebih dahulu.

Walaupun berstatus non unggulan, tetapi Kodai Naraoka berhasil melangkah ke partai final dengan mengalahkan beberapa tunggal putra top semacam Jason Teh, Ng Tze Yong sampai Li Shifeng.

Sayangnya di partai final, Kodai Naraoka kandas jadi juara sehabis dikalahkan Kunlavut Vitidsarn yang ialah unggulan awal dengan skor 21- 9 serta 21- 11.

Usai tampak di BWF World Junior Championships, kiprah Kodai Naraoka terus menjadi bersinar usai catatkan sebagian gelar juara di panggung BWF International Challenge.

Tercatat, terdapat 5 gelar juara yang sukses dimenangkan Kodai Naraoka dan 2 kali jadi runner up selama tahun 2018 sampai 2019 kemudian.

Kemenangan di ajang Mongolia International nyatanya jadi yang sangat berkesan buat Kodai Naraoka, lantaran pada turnamen tersebut dirinya menang atas Kunlavut Vitidsarn, tunggal putra Thailand yang sempat mengalahkannya di final BWF World Junior Championships.

Tidak hanya itu, gelar Jamaica International 2019 pula jadi prestasi tertentu buat Kodai Naraoka, lantaran di partai final dirinya sanggup mengalahkan Kevin Cordon, tunggal putra asal Guatemala yang pernah buat kejutan di Olimpiade 2020.

BACA SELENGKAPNYA : Bongkar Pasang Ganda Putra, Leo/ Pramudya serta Ahsan/ Daniel Bakal Dipatenkan?

Peringkat BWF

Berbekal 3 kali runner up di BWF World Tour 2022, membuat peringkat Kodai Naraoka melejit ke urutan 14 ranking BWF World Tour. Peringkat tersebut ialah yang paling tinggi dari segala wakil tunggal putra Jepang di ajang BWF World Tour 2022 kali ini.

Apalagi, Kodai Naraoka sanggup mengungguli peringkat Kento Momota yang dikala ini bertengger di urutan kedua BWF World Rankings. Sampai gelaran Taipei Open 2022, Kento Momota cuma dapat terletak di peringkat 20 dengan perolehan 26, 440 poin.

Walaupun masih berumur 21 tahun, tetapi Kodai Naraoka telah dipercaya Timnas Jepang buat tampak di beberapa event besar mulai dari Thomas Cup pada tahun 2020 serta 2022. Dan turut ambil bagian dikala Timnas Jepang mencapai medali Perunggu di ajang Asia Team Championships di Manila tahun 2020 kemudian.

Berkat sederet prestasi dan pengalaman tersebut, Kodai Naraoka juga diprediksi bakal jadi tumpuan baru tunggal putra Jepang sekalian penerus tongkat estafet Kento Momota di panggung BWF.

admin

Trinformasi merupakan portal informasi online yang memberikan informasi seputar teknlogi, edukasi, dan seputar informasi lainya yang bermanfaat bagi orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.