Prototipe Headset Meta VR Ditampilkan Dalam Video

Prototipe Headset Meta VR, Meta terus fokus pada metaverse dan mata untuk mengembangkan fondasi perangkat keras yang sama. Untuk membuktikannya, Mark Zuckerberg, CEO Meta, telah memamerkan prototipe headset realitas virtual untuk menunjukkan upaya perusahaan dalam mencoba untuk menang melawan saingan dalam membuat pengalaman mendalam lebih realistis. Divisi Reality Labs Meta telah mengungkapkan prototipe baru dari grafik VR yang lengkap, ringan, dan hiper-realistis.

Prototipe itu bocor dalam video satu setengah menit, yang di posting oleh Zuckerberg di Facebook dan Instagram. Ini menunjukkan empat prototipe headset VR baru yang di kembangkan untuk tujuan penelitian.

Prototipe Headset Meta VR

Prototipe headset VR pertama dengan nama kode Butterscotch adalah upaya untuk menghadirkan resolusi mendekati retina. Hal ini di klaim untuk membantu pengguna bahkan huruf terkecil dari grafik visi virtual nyaman. Ini menyelesaikan masalah memberikan mendekati resolusi 60-piksel-per-derajat, yang di katakan standar untuk retina manusia oleh Meta. Namun, headset VR di sebut-sebut tidak sempurna untuk membuat pengalaman virtual sejelas dunia fisik.

Prototipe Headset Meta VR Ditampilkan Dalam Video

Juga, ada prototipe Half Dome yang di kembangkan oleh Meta. Zuckerberg mencatat bahwa prototipe ini akan memungkinkan pengguna fokus pada objek apa pun pada jarak berapa pun. Ini memiliki lensa varifokal dan menggunakan teknologi pelacakan mata, yang memungkinkan perangkat menyesuaikan fokus berdasarkan objek yang ingin di lihat pengguna secara virtual. Mirip dengan Butterscotch, prototipe Half Dome bukanlah perangkat komersial untuk saat ini. Dalam posting tersebut, Zuckerberg mencatat bahwa mereka perlu memperbaiki distorsi optik dalam perangkat lunak dengan cepat sehingga tidak terlihat oleh mata manusia.

Prototipe ketiga adalah Starburst, yang dirancang untuk menjadi sistem HDR VR. Mengenai hal ini, dia menambahkan bahwa alam 10 atau 100 kali lebih terang daripada HDTV modern dan kami membutuhkan warna-warna. Ini untuk mendapatkan nuansa yang hidup dan realistis, jadi kami membangun Starburst. Headset VR ini relatif lebih besar untuk dipegang dan memiliki komponen seperti kipas luar yang tidak membuatnya dekat dengan headset VR biasa.

Terakhir, prototipe Holocake 2 di pamerkan dan terlihat seperti perangkat eksperimental yang berfungsi yang menampilkan tampilan holografik untuk memainkan pengalaman PC VR tanpa perangkat keras tambahan. Namun, headset ini bukan untuk tujuan komersial.

admin

Trinformasi merupakan portal informasi online yang memberikan informasi seputar teknlogi, edukasi, dan seputar informasi lainya yang bermanfaat bagi orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.